Latar Belakang



            Perkuliahan untuk mahasiswa program reguler STAIL dilaksanakan setiap hari Sabtu dan Ahad. Dengan waktu yang begitu singkat, diharapkan mahasiswa memiliki kualitas yang tinggi. Kesungguhan mahasiswa program reguler dalam proses belajar mengajar tersebut perlu diapresiasi karena di sela-sela kesibukannya sehari-hari, mereka masih menyempatkan diri untuk “tholabul ilmi yang merupakan kewajiban setiap Muslim dan Muslimah.
            Perkuliahan tidak hanya sebagai aktivitas sampingan di luar aktivitas keseharian karena kampus merupakan “laboratorium” untuk mencetak intelektual yang handal dan siap terjun ke “lapangan sosial”. Jadi, mahasiswa memerlukan bekal praktik keorganisasian sebagai wujud implementasi nyata dari pelajaran-pelajaran kuliah.
            Selain itu, antara mahasiswa semester atas dan bawah masih terasa ada jurang pemisah. Hanya mereka yang aktif di keorganisasian BEM STAIL atau LDK STAIL yang memiliki ikatan lebih rekat. Karena itu, mahasiswa program reguler STAIL merasa perlu adanya perekat untuk merajut tali ukhuwah islamiyah. Dengan demikian, dapat terbentuk sebuah jaringan yang mungkin akan tetap menyatukan mahasiswa sekalipun mereka sudah lulus kuliah kelak.
            Dari uraian tersebut, ada hal-hal yang perlu dicari solusinya untuk mahasiswa program reguler STAIL, di antaranya:
1.      Belum aktifnya wadah khusus yang bisa menjembatani silaturrahim antara mahasiswa program reguler.
2.      Adanya kesulitan koordinasi antara mahasiswa program reguler.
3.      Perlu adanya wadah yang mengakomodasi keinginan mahasiswa program reguler untuk mengaktualisasikan potensi dirinya.
            Pembentukan Forum Komunikasi HMPR yang beranggotakan semua mahasiswa program reguler STAIL merupakan satu solusi yang disepakati dan dianggap tepat oleh mahasiswa program reguler STAIL. HMPR adalah Himpunan Mahasiswa Program Reguler Sekolah Tinggi Agama Islam Luqman Al-Hakim Pondok Pesantren Hidayatullah Surabaya.

No comments:

Post a Comment